6.5 C
London
Wednesday, February 8, 2023
HomeLokalDewan Ketahanan Nasional Ajukan Pergantian Nama Jadi Dewan Keamanan Nasional

Dewan Ketahanan Nasional Ajukan Pergantian Nama Jadi Dewan Keamanan Nasional

Date:

Related stories

Indonesia Siap Bawa ASEAN Jadi Pusat Pertumbuhan

Memegang ketetuaan ASEAN 2023, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan,...

Program JUM’AT CURHAT, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengarkan Curhatan Nelayan Sontoh Laut

JUM'AT CURHAT, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengarkan Curhatan Nelayan...

Program JUM’AT CURHAT, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengarkan Curhatan Nelayan Sontoh Laut

JUM'AT CURHAT, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengarkan Curhatan Nelayan...

Kapolres Kediri Kota Tampung Aspirasi Warga Melalui Program Jumat Curhat

Jum’at Curhat, Kapolres Kediri Kota Tampung Aspirasi Warga Kecamatan...
spot_imgspot_img

Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) mengajukan surat pergantian nama menjadi Dewan Keamanan Nasional (Wankamnas) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Wantannas masih menunggu keputusan Jokowi terkait pergantian itu.
“Kita sudah mengajukan surat kepada presiden dan sudah ditindaklanjuti oleh Setneg dan sudah ada izin prakarsa dari KemenPAN-RB untuk menyederhanakan Wantannas menjadi Wankamnas,” kata Kepala Biro Persidangan, Sisfo, dan Pengawasan Internal Wantannas Brigjen TNI I Gusti Putu Wirejana kepada wartawan di Kantornya, Senin (8/8/2022).
Wirejana mengatakan organisasi di tubuh Wankamnas akan lebih luas. Maka, katanya, lebih muda untuk bekerja dengan kementerian atau lembaga terkait.
“Sebetulnya, dalam organisasi, Wankamnas lebih komprehensif ya, karena di situ ada kepala pusat intelijen, ada bagian siber dan sebagainya. Nanti semua keterkaitan tugas dan tanggung jawab yang ada di Kementerian maupun di badan itu ada lingkupnya,” tuturnya.

Dia mengatakan Wantannas sendiri diatur melalui Perpres 101 Tahun 1999. Menurutnya, aturan tersebut sudah sangat lama dan perlu penyegaran.
“Mekanisme kerja bakal memudahkan, karena ada sinkronisasi. Wantannas itu Perpresnya 101 Tahun 1999. Itu sudah lama, out of date. Perlu kita ubah nomenklatur. Rekomendasi itu yang kita buat kepada presiden. Kita membuat surat kepada presiden. Nanti tergantung beliau, apakah akan dilanjutkan atau tidak. Ataupun bapak presiden belum bersidang kabinet. Ataupun dengan Setneg bagaimana. Keputusan di bapak presiden. Kita terus memberikan saran,” ucapnya.
“Saat Wankamnas berdiri nanti pusat data itu otomatis harus berdiri apalagi nanti di IKN,” lanjutnya.

Link Building

Jhonlin Jhonlin Group Jhonlin Indonesia Jhonlin Blog Jhonlin Groups Jhonlin Pinterest Jhonlin Kaskus

https://detik.in/tag/jhonlin-group/ https://detik.in/tag/jhonlin-grup/ https://halodunia.net/tag/jhonlin-group/

https://halodunia.net/tag/jhonlin-grup/ https://halodunia.co.id/tag/jhonlin-group/ https://halodunia.co.id/tag/jhonlin-grup/

https://bacasaja.co.id/tag/jhonlin-group/ https://bacasaja.co.id/tag/jhonlin-grup/

https://www.kaskus.co.id/@jhonlingroup/

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img